Ada satu hal yang tidak bisa dinegosiasikan di dunia keuangan.

 



Kelangkaan.

Dan di situlah kekuatan sebenarnya dari Bitcoin berada.

Dari total suplai maksimum 21 juta Bitcoin, sekarang hanya sekitar 1.000.884 BTC yang masih tersisa untuk ditambang.

Artinya?

Lebih dari 95% dari seluruh Bitcoin yang akan pernah ada sudah keluar dari bumi digitalnya.

Sisanya hanyalah sisa serpihan.

Sisa yang akan diperebutkan selama bertahun-tahun ke depan.

Banyak orang masih melihat Bitcoin hanya dari satu sudut yang sempit:

harga harian.

grafik merah atau hijau.

naik atau turun minggu ini.

Padahal cerita sebenarnya jauh lebih dalam.

Setiap blok yang ditambang mengurangi jumlah Bitcoin yang tersisa.

Setiap tahun suplai baru semakin kecil.

Setiap siklus membuat aset ini semakin langka.

Ini bukan opini.

Ini matematika protokol.

Di dunia di mana bank sentral bisa mencetak uang tanpa batas…

Bitcoin melakukan hal yang sebaliknya:

ia membatasi dirinya sendiri secara absolut.

Dan sejarah ekonomi selalu memberi pelajaran yang sama:

ketika sesuatu benar-benar langka

dan permintaan terus tumbuh…

nilai akhirnya akan menemukan jalannya sendiri.

Ketika hanya sedikit Bitcoin yang tersisa untuk ditambang, permainan mulai berubah.

Bukan lagi tentang siapa yang menemukan Bitcoin lebih dulu.

Tapi tentang siapa yang masih bisa mendapatkannya sebelum kelangkaan benar-benar terasa.

Pasar sering lambat memahami perubahan besar.

Namun matematika tidak pernah berbohong.

Dan protokol Bitcoin tidak pernah peduli pada opini manusia.

Komentar

Postingan Populer