🚨 CEO GOLIATH VENTURES RESMI MENGAKU BERSALAH. INI BUKAN INVESTASI, INI SKEMA PONZI BERKEDOK KRIPTO.

 


Christopher Alexander Delgado, mantan CEO Goliath Ventures, mengaku bersalah atas konspirasi penipuan, wire fraud, dan pencucian uang di Amerika Serikat. Jaksa menyebut skema ini merugikan investor sedikitnya US$400 juta, sementara dalam pengakuannya Delgado mengakui menyebabkan kerugian sedikitnya US$250 juta.

Modusnya klasik tapi masih saja banyak yang kena. Investor dijanjikan imbal hasil bulanan 3%–8% yang disebut berasal dari crypto liquidity pool. Kenyataannya? Uang investor baru dipakai buat membayar investor lama. Sisanya dipakai hidup mewah.

Hasil uang korban dipakai membeli:

• 6 properti mewah bernilai US$1,15 juta–US$8,5 juta per unit.

• Lamborghini.

• Rolls-Royce.

• Puluhan jam tangan Rolex.

• Lebih dari 50 tas dan dompet Louis Vuitton.

• Perhiasan Tiffany kustom.

• Gaya hidup sultan di atas penderitaan ribuan korban.


Sekarang semuanya disita. Delgado setuju menyerahkan 8 properti, 11 kendaraan, 30 jam tangan, puluhan tas mewah, puluhan perhiasan, rekening bank, hingga aset kripto.

Inilah wajah asli para bajingan yang menjual mimpi "cuan pasti". Tidak ada investasi yang bisa menjamin keuntungan besar terus-menerus tanpa risiko. Kalau ada yang teriak "profit dijamin", "risiko rendah", atau "cuan bulanan pasti", waspadalah. Jangan sampai jadi ATM berjalan buat penipu.

Delgado kini menghadapi hukuman hingga puluhan tahun penjara. Sidang vonis dijadwalkan pada 8 Oktober.

Pelajarannya jelas: jangan pernah menitipkan uang hanya karena janji manis. Selalu lakukan riset, pahami risikonya, dan jangan mudah percaya pada siapa pun yang menjual mimpi kekayaan instan.

Komentar

Postingan Populer